Jump to content

Contoh Surat Perjanjian Commitment Fee Verified

Contoh Surat Perjanjian Commitment Fee — Panduan Lengkap

Pasal 1 – Definisi

Commitment Fee adalah sejumlah uang yang wajib dibayarkan oleh PIHAK KEDUA kepada PIHAK PERTAMA sebagai imbalan atas kesiapan PIHAK PERTAMA menyediakan fasilitas kredit/pinjaman sebesar [Jumlah, misal: Rp5.000.000.000] (lima miliar rupiah) yang akan dicairkan sesuai jadwal yang disepakati.

Contoh perhitungan sederhana

Struktur surat perjanjian (komponen wajib)

  1. Judul dokumen — mis. “PERJANJIAN COMMITMENT FEE”
  2. Tanggal dan tempat dibuatnya perjanjian
  3. Para pihak — identitas lengkap: nama perusahaan/perorangan, alamat, nomor identitas atau NPWP, jabatan perwakilan, dan dasar kuasa (jika ada).
  4. Latar belakang — ringkasan tujuan perjanjian dan konteks fasilitas (jenis fasilitas, nilai maksimum).
  5. Definisi — istilah penting: “Commitment Fee”, “Fasilitas”, “Periode Commitment”, “Drawdown”, dsb.
  6. Mekanisme pembayaran Commitment Fee
    • Besaran fee (persentase per tahun atau jumlah tetap)
    • Frekuensi pembayaran (mis. bulanan, kuartalan, tahunan, di muka)
    • Dasar perhitungan (atas jumlah fasilitas yang tidak terpakai, atas jumlah total fasilitas, atau minimum)
    • Mata uang dan metode pembayaran (transfer bank, rekening tujuan)
  7. Periode dan masa berlaku — tanggal mulai dan berakhirnya komitmen; kondisi perpanjangan/terminasi.
  8. Pengaruh drawdown/penggunaan fasilitas — bagaimana fee disesuaikan saat fasilitas dipakai (mis. proporsional; dikompensasikan saat bunga dibayar).
  9. Denda dan keterlambatan pembayaran — sanksi atas keterlambatan pembayaran commitment fee.
  10. Pernyataan dan jaminan — kewenangan para pihak, kepatuhan hukum, kebenaran informasi.
  11. Klausul kerahasiaan — perlindungan informasi yang bersifat rahasia terkait perjanjian.
  12. Force majeure — kejadian di luar kendali yang membebaskan tanggung jawab sementara.
  13. Penyelesaian sengketa — hukum yang berlaku dan forum (pengadilan atau arbitrase; lokasi/tautan yurisdiksi).
  14. Biaya dan pajak — siapa menanggung biaya administrasi, biaya pajak, withholding tax jika relevan.
  15. Pemutusan/perubahan perjanjian — syarat dan prosedur terminasi atau amandemen.
  16. Lampiran — rincian fasilitas, jadwal pembayaran, data kontak, bukti identitas, dokumen pendukung.
  17. Tanda tangan — tanda tangan para pihak, nama jelas, jabatan, dan saksi/notaris jika diperlukan.

Tips praktis

Jika Anda mau, saya bisa:

Berikut adalah panduan dan contoh Surat Perjanjian Commitment Fee yang umum digunakan dalam transaksi bisnis, properti, atau pendanaan. Apa itu Commitment Fee?

Commitment Fee adalah sejumlah uang yang dibayarkan oleh satu pihak (misalnya pembeli/debitur) kepada pihak lain (misalnya penjual/kreditur) sebagai tanda keseriusan untuk mengikatkan diri dalam sebuah transaksi atau perjanjian utama (seperti jual beli tanah, proyek, atau pinjaman). Fungsi Surat Perjanjian Commitment Fee:

Mengunci Kesepakatan: Memastikan pihak penjual tidak menjual aset ke pihak lain dalam jangka waktu tertentu. Tanda Serius: Membuktikan niat baik pembeli.

Kepastian Hukum: Mengatur konsekuensi jika salah satu pihak wanprestasi (membatalkan sepihak). Komponen Penting dalam Surat Identitas lengkap para pihak (Pihak Pertama dan Kedua). Objek perjanjian (barang/proyek/nominal dana). Nominal Commitment Fee. Jangka waktu commitment.

Konsekuensi pembatalan (apakah fee hangus atau dikembalikan). Contoh Surat Perjanjian Commitment Fee SURAT PERJANJIAN COMMITMENT FEE

Pada hari ini, [Hari, Tanggal], bertempat di [Kota], kami yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama: [Nama Lengkap]NIK: [Nomor KTP]Alamat: [Alamat Lengkap]Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA (Penjual/Penerima Dana).

Nama: [Nama Lengkap]NIK: [Nomor KTP]Alamat: [Alamat Lengkap]Selanjutnya disebut PIHAK KEDUA (Pembeli/Pemberi Dana).

Para Pihak terlebih dahulu menerangkan hal-hal sebagai berikut:

Bahwa Pihak Pertama adalah pemilik sah atas [Sebutkan Objek: misal Tanah/Proyek] yang berlokasi di [Alamat Objek].

Bahwa Pihak Kedua bermaksud untuk membeli/mengerjakan proyek tersebut.

Berdasarkan hal tersebut, Para Pihak sepakat untuk membuat perjanjian Commitment Fee dengan ketentuan:

PASAL 1: NOMINAL COMMITMENT FEEPihak Kedua menyerahkan Commitment Fee sebesar Rp[Jumlah Angka] ([Jumlah dalam Huruf] Rupiah) kepada Pihak Pertama. Pembayaran dilakukan secara [Tunai/Transfer ke Rekening No: ...] pada tanggal penandatanganan surat ini. PASAL 2: TUJUAN DAN JANGKA WAKTU

Commitment Fee ini bertujuan sebagai tanda keseriusan Pihak Kedua untuk melanjutkan transaksi [Jual Beli/Proyek].

Pihak Pertama berjanji tidak akan menawarkan objek tersebut kepada pihak lain selama jangka waktu perjanjian ini berlaku.

Perjanjian ini berlaku selama [Jumlah] hari, terhitung sejak [Tanggal Mulai] sampai dengan [Tanggal Berakhir]. PASAL 3: KONSEKUENSI PEMBATALAN (WANPRESTASI) contoh surat perjanjian commitment fee

Jika Pihak Kedua membatalkan sepihak sebelum jangka waktu berakhir, maka Commitment Fee dinyatakan hangus dan menjadi hak Pihak Pertama.

Jika Pihak Pertama membatalkan sepihak atau menjual objek kepada pihak lain selama jangka waktu, maka Pihak Pertama wajib mengembalikan Commitment Fee kepada Pihak Kedua sebesar 2x lipat (atau sesuai kesepakatan) dalam waktu [Jumlah] hari.

PASAL 4: PENYELESAIAN SENGKETAApabila terjadi perselisihan, Para Pihak sepakat menyelesaikannya secara musyawarah. Jika tidak tercapai, akan diselesaikan melalui jalur hukum yang berlaku.

Demikian surat perjanjian ini dibuat dengan kesadaran penuh tanpa paksaan, ditandatangani di atas meterai yang cukup. [Kota], [Tanggal] PIHAK PERTAMA PIHAK KEDUA (Meterai 10.000) (Nama Lengkap) (Nama Lengkap) Tips Penting

Gunakan Meterai: Agar memiliki kekuatan pembuktian yang lebih kuat di pengadilan.

Detail Konsekuensi: Pastikan pasal mengenai pembatalan (Pasal 3) tertulis jelas, apakah fee hangus atau dikembalikan (refund), untuk menghindari perdebatan.

Transfer Bank: Usahakan pembayaran Commitment Fee melalui transfer bank agar ada bukti transaksi yang sah.

Untuk memastikan surat perjanjian ini sesuai dengan kebutuhan Anda, silakan beritahu saya:

Apa objek perjanjiannya? (Jual beli tanah, rumah, atau proyek bisnis?)

Apa kesepakatan pembatalannya? (Apakah fee hangus jika pembeli batal, atau dikembalikan jika penjual batal?) Apakah ada jangka waktu khusus untuk pelunasan transaksi?

This paper is structured for educational or professional reference purposes.


Contoh Surat Perjanjian Commitment Fee: Panduan Lengkap dan Klausul Penting

Dalam dunia pendanaan dan perbankan, istilah Commitment Fee (atau biaya komitmen) sering kali menjadi elemen krusial yang menentukan keseriusan seorang debitur. Bagi kreditur, biaya ini adalah kompensasi atas dana yang telah disiapkan namun belum ditarik oleh debitur. Bagi debitur, surat perjanjian commitment fee adalah bukti komitmen bahwa mereka akan menggunakan fasilitas kredit tersebut.

Tanpa dokumen yang sah, sengketa sering terjadi ketika debitur batal menarik dana atau kreditur mengingkari janji pencairan. Artikel ini akan membahas secara komprehensif contoh surat perjanjian commitment fee, komponen wajib di dalamnya, serta aspek hukum yang melandasinya.


Pasal 3: CARA PERHITUNGAN

Perhitungan fee dihitung secara harian berdasarkan saldo sisa plafon yang tidak digunakan, dengan formula:

(Sisa Plafon x 1%) / 360 hari

IV. Contoh Surat Perjanjian Commitment Fee (Example of Agreement)

Below is a standard draft. Note: Items in brackets [...] should be adjusted according to the actual transaction.

SURAT PERJANJIAN KOMITMEN DANA (COMMITMENT FEE AGREEMENT) Contoh Surat Perjanjian Commitment Fee — Panduan Lengkap

Nomor: [Number of Agreement]

Pada hari ini, [Day], tanggal [Date] (dengan huruf), bertempat di [City], telah diadakan perjanjian komitmen dana (selanjutnya disebut “Perjanjian”) antara:

PIHAK PERTAMA: Nama : [Full Name] Jabatan : [Position, e.g., Director] Alamat : [Office Address] Bertindak untuk dan atas nama : [Company Name] (Selanjutnya disebut “Pemberi Komitmen”)

PIHAK KEDUA: Nama : [Full Name] Jabatan : [Position] Alamat : [Office Address] Bertindak untuk dan atas nama : [Company Name] (Selanjutnya disebut “Penerima Komitmen”)

Para Pihak sepakat untuk mengadakan perjanjian sebagai berikut:

PASAL 1 OBJEK PERJANJIAN

1.1. Pemberi Komitmen berjanji untuk menyediakan dana investasi/pinjaman sebesar Rp [Amount in Numbers] (terbilang: [Amount in Words]) kepada Penerima Komitmen (selanjutnya disebut “Komitmen Dana”).

1.2. Komitmen Dana ini disediakan untuk tujuan [Purpose, e.g., Project Construction/Working Capital].

PASAL 2 BIAYA KOMITMEN (COMMITMENT FEE)

2.1. Sebagai imbalan atas ketersediaan Komitmen Dana tersebut di atas, Penerima Komitmen wajib membayarkan Biaya Komitmen kepada Pemberi Komitmen.

2.2. Besarnya Biaya Komitmen adalah sebesar [Percentage]% dari total nilai Komitmen Dana, yang mana jumlahnya adalah Rp [Fee Amount].

2.3. Biaya Komitmen sebagaimana dimaksud pada ayat 2.2 di atas telah diterima oleh Pemberi Komitmen pada saat penandatanganan Perjanjian ini (dibayar di muka) dan tidak dapat diminta kembali (non-refundable) dengan alasan apapun.

PASAL 3 JANGKA WAKTU KOMITMEN

3.1. Komitmen Dana ini berlaku selama [Number] (terbilang) bulan sejak tanggal penandatanganan Perjanjian ini hingga tanggal [Expiration Date].

3.2. Apabila setelah jangka waktu sebagaimana dimaksud pada ayat 3.1 berakhir dan Penerima Komitmen tidak melakukan penarikan dana, maka Perjanjian ini batal demi hukum dan Biaya Komitmen dianggap hangus.

PASAL 4 PENARIKAN DANA (DRAWDOWN)

4.1. Penerima Komitmen berhak menarik sebagian atau seluruh Komitmen Dana dengan memberikan pemberitahuan tertulis kepada Pemberi Komitmen paling lambat [Number] hari kerja sebelum tanggal penarikan. Fasilitas maksimum: Rp 10

4.2. Penarikan dana hanya dapat dilakukan apabila Penerima Komitmen telah memenuhi seluruh persyaratan yang disepakati dalam Perjanjian ini dan/atau dokumen pendukung lainnya.

PASAL 5 KEWAJIBAN PENERIMA KOMITMEN

5.1. Penerima Komitmen wajib menggunakan dana sesuai dengan tujuan yang telah disepakati dalam Pasal 1.

5.2. Penerima Komitmen wajib memberikan akses dan informasi yang diperlukan kepada Pemberi Komitmen terkait progress penggunaan dana.

PASAL 6 PENYELESAIAN SENGKETA

6.1. Segala perselisihan yang timbul dari pelaksanaan Perjanjian ini akan diselesaikan secara musyawarah mufakat oleh Para Pihak.

6.2. Apabila musyawarah tidak mencapai kesepakatan dalam jangka waktu [Number] hari, maka penyelesaian akan dilakukan melalui Pengadilan Negeri [City].

PASAL 7 PENUTUP

Perjanjian ini dibuat dalam 2 (dua) rangkap bermaterai cukup, masing-masing mempunyai kekuatan hukum yang sama. Tanda tangan Para Pihak di bawah ini menandakan persetujuan atas seluruh isi Perjanjian ini.

PIHAK PERTAMA,

Materai [Amount]

(Signature & Stamp)


Nama: [Name]

PIHAK KEDUA,

Materai [Amount]

(Signature & Stamp)


Nama: [Name]


Kapan Sebaiknya Menggunakan Surat Terpisah?

Tidak semua commitment fee memerlukan perjanjian terpisah. Anda cukup membuat perjanjian berdiri sendiri (seperti contoh di atas) jika:

  1. Perjanjian Kredit Induk belum final, tetapi debitur ingin mengunci komitmen kreditur.
  2. Ada beberapa kreditur (syndicated loan) dengan kebijakan commitment fee yang berbeda.
  3. Commitment fee bersifat non-refundable meskipun kredit akhirnya batal.

Jika commitment fee hanya klausul kecil dalam perjanjian kredit, maka cukup dimasukkan sebagai satu pasal di dalam Perjanjian Kredit utama.

×
×
  • Create New...