Terjemahan Kitab Maqashid Shaum Pdf Info

The book Maqashid ash-Shaum was written by Syekh Izzuddin bin Abdussalam

, a famous 13th-century scholar known as Sultanul Ulama. This concise work is a favorite during Ramadan because it moves beyond basic rules (Fiqh) to explain the philosophical and spiritual goals of fasting. 📖 Key Themes of the Book

Syekh Izzuddin divides the text into several chapters (usually 9 or 10), focusing on:

The Intentions of Fasting: Elevating one's spiritual rank and erasing sins.

Restraining Desires: How hunger weakens physical syahwat (cravings) to strengthen the soul.

Social Benefits: Encouraging charity and empathy for the poor through the experience of hunger.

Spiritual Etiquette: Proper manners and behavior while fasting to gain the "essence" of the worship.

Special Acts: Details on Lailatul Qadar, I'tikaf (spiritual retreat), and reading the Quran. 📄 Download & Reading Resources

If you are looking for a PDF translation or a deep dive (paper/summary), these resources are highly reliable:

Full E-Book: A free, high-quality Indonesian translation is available for download at Penerbit Qaf.

Academic Summary: For a structural analysis, check out the article on TafsirAlQuran.id which lists the specific virtues of fasting mentioned in the text.

Digital Repository: A translation file is also hosted on Scribd for easy online viewing. 🎥 Video Lectures (Ngaji Kitab)

If you prefer listening to a teacher explain the text line-by-line:

Part 1 - Introduction: Covers the obligation and basic virtues on YouTube.

Specific Chapters: Detailed sessions on the etiquette and "inner" rules of fasting can be found on this channel.

💡 Pro-tip: Since this is a "Maqashid" (Objectives) book, focus on the Chapter on Restraining the Soul—it’s often considered the heart of the Sultanul Ulama’s message. Makna dan Tujuan Puasa dalam Islam | PDF - Scribd

Puasa memiliki banyak keutamaan seperti meningkatkan derajat, menghapus dosa, melemahkan nafsu, dan mendekatkan diri kepada Allah.

Berikut adalah draf postingan blog yang disusun berdasarkan topik "Terjemahan Kitab Maqashid Shaum" karya Imam Izzuddin bin Abdussalam.

[Download PDF] Terjemahan Kitab Maqashid Shaum: Memahami Hakikat Puasa ala Sultanul Ulama Terjemahan Kitab Maqashid Shaum Pdf

Pernahkah Anda bertanya-tanya, apakah puasa kita hanya sebatas menahan lapar dan dahaga saja? Ataukah ada tujuan mulia yang lebih dalam di balik syariat menahan diri dari fajar hingga terbenam matahari?

Bulan Ramadhan adalah momen terbaik untuk memperbaiki kualitas ibadah. Salah satu referensi klasik yang sangat relevan untuk menyelami kedalaman makna puasa adalah Kitab Maqashid ash-Shaum (Tujuan-Tujuan Puasa) karya Imam Izzuddin bin Abdussalam

Dalam artikel ini, kita akan membahas sekilas isi kitab fenomenal ini dan menyediakan informasi mengenai terjemahan PDF-nya. Siapa Imam Izzuddin bin Abdussalam?

Imam Izzuddin bin Abdussalam (wafat 660 H) adalah ulama besar madzhab Syafi'i yang bergelar Sultanul Ulama

(Pemimpin para Ulama). Beliau dikenal tidak hanya menguasai fiqih, tetapi juga ahli dalam maqashid syariah (tujuan syariat). Kitab beliau, Maqashid ash-Shaum

, berbeda dengan kitab fiqih konvensional. Beliau tidak hanya membahas sah atau batalnya puasa, tetapi fokus pada rahasia, hikmah, dan tujuan spiritual dari puasa itu sendiri. Apa Saja yang Dibahas dalam Kitab Maqashid Shaum?

Kitab tipis namun padat ini terdiri dari beberapa bab yang membahas aspek akidah, akhlak, dan fiqih secara terintegrasi. Beberapa poin penting dalam kitab ini antara lain: 1. Tujuan Utama Puasa

Imam Izzuddin menjelaskan bahwa puasa bertujuan untuk mendidik jiwa ( tarbiyatun nafs

), meningkatkan ketakwaan, serta membersihkan diri dari kotoran syahwat duniawi. 2. Tujuh Keutamaan Puasa

Imam Izzuddin memaparkan keutamaan puasa yang sangat tinggi, di antaranya: Penghapus kesalahan dan dosa-dosa terdahulu. Peningkat derajat ketakwaan di sisi Allah SWT. Penyebab masuk ke surga melalui pintu khusus (Ar-Rayyan). 3. Adab dan Akhlak Orang Berpuasa

Beliau menekankan pentingnya menjaga lisan, mata, dan hati dari perbuatan tercela. Puasa yang sejati adalah puasa fisik dan puasa batin. Beliau mengutip hadis:

"Banyak orang berpuasa, namun yang didapat hanya lapar dan haus" (HR. Ahmad). Mengapa Harus Membaca Kitab Ini? Perspektif Filosofis:

Memberikan pandangan baru bahwa puasa bukan beban, melainkan kebutuhan spiritual. Ringkas dan Padat: Sangat cocok dibaca di sela-sela kesibukan Ramadhan. Terjemahan Tersedia:

Banyak terjemahan bahasa Indonesia yang memudahkan pemahaman. Link Download Terjemahan Kitab Maqashid Shaum PDF

Bagi Anda yang ingin mempelajari kitab ini secara mendalam, Anda dapat mencari versi terjemahan PDF atau buku fisiknya. Beberapa penerbit dan situs Islam telah menyediakan terjemahannya, seperti: E-Book Maqâshid ash-Shiyâm - Penerbit Qaf (Penerbit Qaf). Terjemah Maqoshid Shaum

(Tersedia dalam bentuk cetak/Makna Jawa Pegon di toko online).

(Pastikan untuk selalu mencari sumber terjemahan yang tepercaya). Kesimpulan Kitab Maqashid Shaum

karya Imam Izzuddin bin Abdussalam adalah panduan yang sempurna untuk meningkatkan kualitas puasa kita. Dengan memahami The book Maqashid ash-Shaum was written by Syekh

kita berpuasa (maqashid), kita akan lebih khusyuk dalam menjalankan cara berpuasa (fiqih).

Semoga Ramadhan tahun ini, puasa kita lebih bermakna dan membawa perubahan positif bagi spiritualitas kita. Selamat membaca dan selamat menunaikan ibadah puasa! Disclaimer

Blog ini hanya memberikan informasi mengenai karya ulama. Selalu rujuk kepada guru atau ulama yang otoritatif dalam mempelajari kitab-kitab kuning.

Keyword: Terjemahan Kitab Maqashid Shaum PDF, Imam Izzuddin bin Abdussalam, Tujuan Puasa Ramadhan, Makna Puasa, Fiqih Ramadhan, Maqashid Syariah.

Berikut adalah draf postingan media sosial (Instagram/Facebook/WhatsApp) untuk berbagi info mengenai Terjemahan Kitab Maqashid Ash-Shaum karya Sultanul Ulama, Imam Izzuddin bin Abdissalam. [POSTINGAN] Memahami Hakikat Puasa Lewat Kitab Maqashid Ash-Shaum

Seringkali kita berpuasa hanya menahan lapar dan dahaga, tapi apakah kita sudah memahami tujuan (maqashid) di baliknya? 🧐 Maqashid Ash-Shaum Imam Izzuddin bin Abdissalam

adalah panduan singkat namun mendalam yang membedah rahasia di balik ibadah puasa. Beliau menjelaskan bahwa puasa bukan sekadar ritual, melainkan sarana pembersihan jiwa dan peningkatan derajat di sisi Allah. Apa saja yang dibahas dalam kitab ini? Keutamaan Puasa: Mengapa puasa begitu istimewa dibanding ibadah lain? Rahasia Batin: Bagaimana puasa mendidik sabar dan syukur. Adab & Etika: Hal-hal yang menyempurnakan pahala puasa kita. Lailatul Qadar & I'tikaf: Strategi meraih keberkahan di penghujung Ramadhan.

Bagi teman-teman yang ingin mendalami maknanya secara lebih praktis, versi terjemahan Indonesia kini sudah banyak tersedia dalam format PDF untuk memudahkan belajar di mana saja. Download / Baca Online di sini: Terjemahan Maqasidu Siyam - Scribd Bedah Kitab & Literasi - UIN Sunan Kalijaga

Yuk, jadikan puasa kita tahun ini lebih berkualitas dengan ilmu! Silakan simpan dan bagikan ke keluarga atau grup kajian ya. 🤲✨

#MaqashidShaum #ImamIzzuddin #FiqhPuasa #RamadhanKareem #KajianIslam #KitabKuning #BelajarAgama Apakah Anda membutuhkan ringkasan isi kitab per bab atau ingin saya mencarikan tautan unduhan alternatif yang langsung (direct link)? Makna dan Tujuan Puasa dalam Islam | PDF - Scribd

The Maqashid Shaum (The Objectives of Fasting) is a classical treatise written by the 13th-century scholar Syaikh Izzuddin bin Abdussalam (w. 660 H), famously known as Sultanul Ulama. The book is unique because it integrates legal jurisprudence (fiqh) with spiritual and moral dimensions (tasawwuf and aqidah). Executive Summary of the Report

The book is structured into ten chapters (pasal) that cover the legal requirements and, more importantly, the inner secrets of fasting. 1. Core Objectives (Maqashid)

According to the treatise, the primary goal of fasting is to achieve taqwa (God-consciousness) by disciplining the soul. Key benefits identified include:

Refining the Soul: Breaking the strength of physical desires (syahwat) to prevent sin. Spiritual Elevation: Raising one's rank and expiating sins.

Social Compassion: Experiencing hunger to foster empathy and increase charity (sedekah) towards the needy.

Gratitude: Realizing the value of God's blessings (food and drink) through their absence. 2. Key Chapters (Pasal) The book's 10-chapter structure includes:

Pasal 1: Mandatory nature of fasting based on Quran and Hadith.

Pasal 2: Seven major virtues (fadhilah) of fasting, such as erasing mistakes and restraining desires. Bahasa ringkas namun puitis

Pasal 3-5: Virtues of those who fast, proper etiquette (adab), and prohibited actions.

Pasal 6-10: Specialized topics including seeking Lailatul Qadar, the practice of Iktikaf, being generous in Ramadan, and voluntary fasts (such as 6 days of Shawwal). Access and Resources

While physical copies are widely available on platforms like Shopee Indonesia, digital translations and summaries are often hosted on academic and religious sites:


1. Inti Buku (The Core)

Buku ini bukan sekadar panduan teknis tentang rukun puasa atau hal-hal yang membatalkannya. Ini adalah buku yang membahas "Filosofi Hikmah" di balik perintah berpuasa. Kata Maqashid sendiri berarti "tujuan-tujuan" atau "sasaran-sasaran".

Buku ini mengajak pembaca untuk keluar dari zona puasa "gerak tubuh" (menahan lapar dan dahaga) menuju puasa "gerak hati" (menahan hawa nafsu dan mengasuh jiwa). Ia menjawab pertanyaan mendasar: Untuk apa Allah mewajibkan puasa? Apakah sekadar lapar? Atau ada target lebih besar?

Beyond Hunger: The Digital Journey to Understanding the "Why" of Fasting

By: [Author Name]

In the digital corridors of Islamic literature, where ancient wisdom meets modern file-sharing, one search query has been quietly trending among serious students of faith: Terjemahan Kitab Maqashid Shaum Pdf.

At first glance, it looks like a simple request for a translation. But dig deeper, and you will find a profound shift in how the modern Muslim engages with spirituality. We are no longer just asking "How long do we fast?" or "What breaks the fast?" We are now asking the million-dollar question: Why?

Enter the Kitab Maqashid Shaum—a text that moves beyond the mechanical fiqh (jurisprudence) of fasting and into the stratosphere of its spiritual objectives.

B. Pengarang

Imam ‘Izzuddin bin ‘Abdissalam as-Sulami (w. 660 H/1262 M):

C. Isi Pokok

Kitab ini membagi puasa menjadi tiga tingkatan (yang kemudian dikutip oleh Imam al-Ghazali dalam Iḥyā’ ‘Ulūm ad-Dīn dan para ulama setelahnya):

| Tingkat | Nama | Ciri Utama | |---------|------|-------------| | 1 | Ṣaum al-‘Umūm (Puasa Umum) | Menahan diri dari makan, minum, dan syahwat. | | 2 | Ṣaum al-Khuṣūṣ (Puasa Khusus) | Menahan anggota tubuh dari dosa (lisan, telinga, mata, tangan, kaki). | | 3 | Ṣaum Khuṣūṣ al-Khuṣūṣ (Puasa Istimewa) | Menahan hati dari keinginan dunia, pikiran rendah, dan selain Allah. |

Selain itu, dibahas juga:


Review dan Testimoni Para Pembaca

Banyak netizen yang sudah mengunduh Terjemahan Kitab Maqashid Shaum Pdf memberikan ulasan positif. Berikut beberapa komentar yang sering ditemukan di forum-forum Islam:

"Kitab ini tipis banget, cuma 30 halaman dalam terjemahan Indonesia. Tapi saya baca berulang-ulang setiap tahun. Rasanya puasa saya beda setelah paham 'maqashid'-nya."Ahmad F., Jakarta

"Dulu saya puasa hanya capek. Setelah baca kitab ini, saya sadar puasa itu kontrol diri. Saya jadi lebih sabar sama anak-anak. File PDF-nya saya simpan di HP dan baca setiap subuh."Siti M., Surabaya

"Sangat cocok untuk materi kultum Ramadhan. Saya unduh PDF-nya, print, lalu bagi ke jamaah musholla. Penjelasan Syekh Utsaimin sangat mudah dicerna oleh orang awam sekalipun."Ustadz Rudi, Bandung

Gaya terjemahan

Terjemahan PDF ini dipoles secara naratif dan komunikatif: